Mencari Inspirasi untuk Menulis Artikel di Badan Perpustakaan Daerah


Jalan-jalan ke Bapusda

Pada suatu hari saya jalan-jalan ke Badan Perpustakaan Daerah (Bapusda) Jawa Barat, yang terdapat di Jalan Soekarno-Hatta No. 629 Bandung. Sudah lama saya tak kesana, semenjak kelar kuliah. Memang tak bisa dipungkiri, kalau Badan Perpustakaan Daerah selalu dipenuhi oleh Siswa dan Mahasiswa yang lagi mengerjakan tugas atau Skripsi, tetapi ketika sudah kelar sekolah atau kuliah, mereka enggan pergi lagi ke Bapusda lagi. Mungkin ini yang menjadi PR bagi pengurus Bapusda, dan Pemerintah, bagaimana supaya masyarakat gemar membaca dan menulis, walaupun mereka sudah kelar studinya?! Apakah di adakan lomba membaca dan menulis di Bapusda, dengan Piala Walikota atau Gubernur sebagai hadiahnya? Atau diadakan lomba debat; puisi; pidato; diskusi atau bedah buku, dengan narasumber yang kompeten. Atau apa sajalah, yang penting Pimpinan Bapusda kreatif dan inovatif dalam mengemas acaranya. Dan pihak Pemerintah lebih perhatian lagi terhadap dunia keilmuan dan pendidikan, khususnya dalam membaca dan menulis bagi warga masyarakat. Dan Walikota dan Gubernur memberikan reward bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia keilmuan dan pendidikan. Mengapa? Karena dalam sejarah, suatu peradaban berada dalam zaman keemasannya, disebabkan Pemerintah perhatian terhadap dunia keilmuan dan pendidikan, seperti halnya zaman Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Al-Makmun, merupakan puncak keemasan peradaban Islam. Bahkan Negara-negara Barat yang sedang bertengger dipuncak kejayaan saat ini, mereka sangat menitik beratkan pada dunia keilmuan dan pendidikan, walaupun disisi lain mereka mendapatkanya juga dengan cara mengeksploitasi Negara-negara berkembang.

Para pembaca yang saya hormati. Berangkat dari niat saya mencari inspirasi untuk menulis artikel, maka saya pun naik ke lantai-2 Bapusda, dan masuk pada sebuah ruangan pojok. Lalu saya berkeliling, melihat-lihat dan membaca judul-judul buku yang tertata dalam lemari Bapusda. Barangkali ada buku baru, yang bisa dijadikan inspirasi untuk menulis, ternyata buku-buku tersebut masih didominasi oleh buku-buku lama. Mmmh…mungkin ini salah satu kendalanya, mengapa Bapusda kalah pengunjungnya oleh toko-toko buku, seperti Gramedia dan Gunung Agung. Dan ini yang menjadi daya tarik masyarakat, lintas profesi, untuk berkunjung ke toko-toko buku tersebut, yakni selain dengan cahaya lampu yang terang, full AC, buku-buku yang tertata rapi, dengan klasifikasi tema pada lemari-lemari buku (bandingkan dengan pasar buku murah di Palasari, pembeli akan sangat kesulitan untuk mencari buku yang hendak dibelinya, bahkan karyawannya sendiri kesulitan untuk mencarinya), juga tersedia buku-buku terbitan baru. Ditambah dengan lokasinya yang strategis, bersatu dengan Mall, jadi masyarakat beserta keluarganya, selepas shopping atau jalan-jalan mereka akan berkunjung ke toko-toko buku tersebut. Mungkin saran selanjutnya, alangkah baiknya Bapusda disediakan juga dipusat-pusat kota. Maka menjadi suatu yang urgen bila gedung Palaguna saat ini dijadikan Bapusda dan Taman Bacaan.

Menulis Artikel

Para pembaca yang budiman. Setelah saya mendapatkan beberapa buku dilemari Bapusda, lalu saya duduk di kursi dan mulai membacanya. Diantaranya buku yang berjudul Jurnalistik Indonesia -Menulis Berita dan Feature- Panduan Praktis Jurnalis Profesional, Karya A.S Haris Sumadiria, dalam buku tersebut saya menemukan definisi Artikel, menurut beliau artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan atau kontroversial dengan tujuan untuk memberitahu (informasi), mempengaruhi dan meyakinkan (persuasif argumentatif), atau menghibur khalayak pembaca (rekreatif). Dengan definisi tersebut, maka saya mendapat wawasan baru tentang menulis artikel. Kita bisa menulis opini suatu masalah yang baru dan lagi hangat (kontemporer), seperti kasus video mesumnya Ariel-Luna-Cut Tari, dan kasus vcd seharga Rp. 400 ribu tentang Ariel dan BCL, yang sedang beredar luas di Kalimantan dan Sulawesi atau kasus meledaknya gas elpiji. Dan kita bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat luas, terkait hal tersebut, seperti: Bagaimana kita menganalisis dan mengkritisinya? Pesan moral apa yang hendak kita sampaikan? Bagaimana kita memberikan solusinya? Dan lain sebagainya.

Syarat Menjadi Penulis Artikel

Masih dalam buku tersebut (Jurnalistik Indonesia -Menulis Berita dan Feature- Panduan Praktis Jurnalis Profesional), menjadi penulis artikel ternyata ada syaratnya lho! Diantaranya ada lima poin (dalam hal ini, saya hanya akan menulis poin-poinnya saja, dan menguraikan dengan pendapat saya sendiri, karena saya menyalinnya hanya poin-poin pentingnya saja, untuk lebih detailnya lagi, pembaca bisa membaca bukunya langsung):

1. Teknikal
Teknikal disini kita memakai sarana, yaitu kita bisa mempergunakan Komputer, ya minimal kita bisa program Microsoft Word.

2. Mental
Seorang penulis artikel mesti semangat, kemauan keras untuk terus belajar, dan sikap pantang menyerah. Ketika tulisan artikelnya belum juga diterbitkan, maka ia mesti mempunyai mental seperti diatas.

3. Reading
Seorang penulis artikel mesti habit membaca (kutu buku), dianjurkan membaca dalam sehari 3 jam. Selain membaca buku, kita mesti up to date terhadap perkembangan zaman, kita bisa baca Koran, denger berita di Radio, nonton berita di Tv, browsing di internet dan lain-lain. Agar tulisan artikel kita relevan dengan kondisi saat ini.

4. Intelektual
Seorang penulis artikel adalah seorang intelektual yang mampu menerjemahkan tulisannnya dalam berbagai sisi, mulai dari penulisannya secara Akademis, daya nalar, berwawasan luas, logis, sistematis, analitis, dan mempunyai rujukan/referensi.

5. Sosio kultural
Supel dengan media massa, yaitu seorang penulis artikel mesti dekat dengan pihak Pimpinan Redaksi harian tersebut, bila tulisannya pengen dimuat dalam harian miliknya, karena memang tidak bisa dipungkiri, faktor kedekatan mengalahkan faktor kualitas seseorang /profesionalitas. Selain itu seorang penulis artikel wajib menghadiri pertemuan ilmiah, seperti: diskusi, seminar, lokakarya, talkshow dan lain-lain.

Mari Sama-sama Belajar

Pembaca sekalian. Mungkin saya berbeda dengan anda. Bila anda belajar (dalam hal ini belajar menulis), maka anda menggelutinya dulu, baru setelah anda profesional anda akan berbagi pada yang lain. Kalau saya sendiri, sekarang belajar menulis, tapi juga mengajak kepada yang lain untuk sama-sama belajar. Seperti ‘menularkan’ hobi baru saya ini (yaitu menulis dan dipublikasikan di blog) pada para pembaca sekalian, untuk sama-sama belajar menulis. Di samping itu saya selalu memberikan motivasi dan memberi tugas kepada murid-murid saya disekolah untuk membuat artikel.

Wassalam

4 comments on “Mencari Inspirasi untuk Menulis Artikel di Badan Perpustakaan Daerah

  1. SISWA TKJ mengatakan:

    urang sunda nya kang?…
    salam kenal atuh nya…

  2. 41n9 mengatakan:

    Muhun kang, simkuring USA (Urang Sunda Asli)
    salm knl oge kang/te2h

  3. AyubAdiputra mengatakan:

    Ada keinginan untuk jadi penulis. Tapi terkadang bingung mau menulis apa hehehe… Sepertinya saya lebih suka untuk membaca sedikit banyak hal dari buku-buku yang pernah saya temukan. Kebanyakan dari situ terlihat beberapa inspirasi dalam menulis. Dan kebanyakan adalah argumen tentang ketidak setujuan atau tambahan pendapat tentang hal tersebut hehe…

  4. 41n9 mengatakan:

    keinginan (angan-angan) tidak akan terlaksana kalau tidak ada niat yang kuat disertai dengan usaha yang sungguh-2, dengan tak lupa berdo’a dan tawakal, insyallah keinginan dan cita2 mulia tersebut akan terlaksana. (bisa mapatahan batur, sorangan oge teu jadi-2 penulis…he he). Ya kita sama-sama belajar dan memotivasi diri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s